Kuliner Semarang

 Apa saja kuliner khas daerah Semarang?


  • Tahu Gimbal. Tahu gimbal merupakan masakan khas Semarang yang terbuat dari tahu goreng, sayuran, dan bakwan udang.
  • Lumpia semarang
  • Bandeng Presto
  • Wingko Babat
  • Lontong Spekoek:
  • Roti Ganjel Rel
  • Sego Koyor

Lumpia semarang:

Lumpia adalah kuliner khas Kota Semarang sekaligus produk akulturasi budaya Jawa- Dari namanya, lumpia Semarang berasal dari gabungan kata 'lun' yang artinya gulung [Bahasa Jawa] dan pia yang artinya kue [Bahasa Hokkien]. Sejak tahun 2014, lumpia Semarang masuk sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.


Bandeng Presto:

Bandeng duri lunak atau terkenal dengan Bandeng Presto merupakan salah satu makanan sekaligus oleh-oleh khas yang diburu dari kota Semarang. Sebenarnya, Bandeng Presto berasal dari daerah Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah


Wingko Babat:

Makanan tersebut berbahan dasar tepung ketan yang dicampur dengan gula pasir, kelapa, garam, dan air yang dipanggang diatas arang dalam tungku. 



Lontong Spekoek:

karena kue ini memiliki banyak lapisan dengan rasa yang sangat manis. Di kalangan orang-orang Tionghoa, lapis legit memiliki sejarah yang sangat mengakar. Lapis legit menjadi sajian wajib pada perayaan Tahun Baru Imlek



  • Roti Ganjel Rel:
  • Roti ini memiliki cita rasa yang manis dari gula aren dan wangi aroma kayu manis dibalut dengan tekstur keras dengan warna cokelat.



•Sego Koyor:
Sego koyor ini disajikan dengan sayur gudeg atau nangka muda dan sayur sambal goreng. Koyor ini dimasak manis gurih, dipadu dengan gudeg gurih dan sambel goreng pedas.


Semarang juga dijuluki Kota Lumpia karena lumpia merupakan makanan khas Semarang. Lumpia merupakan akulturasi dua budaya yaitu budaya Jawa dan China. LumpA diambil dari kata lun pia. Julukan lainnya adalah Kota Atlas, akronim dari Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat yang menjadi slogan pemeliharaan keindahan kota.

Komentar